Take a fresh look at your lifestyle.

Yang Terbaik Menurut-Nya, Tak Selalu Sesuai Dengan Apa yang Kita Inginkan

Kadang apa yang kita inginkan tak selalu sesuia dengan kenyataan. Yakinlah Allah tahu mana yang terbaik buat hamba-Nya.

Yang terbaik menurutnya via instagram.com @flow.moto
0 318

A good husband make a good wife. Banyak orang yang berpikir kalau suami idaman adalah suami yang bisa bertanggung jawab untuk menafkahi istrinya lahir dan batin, yang bikin istrinya nyaman, yang bisa membahagiakan istrinya. Aku berusaha untuk seperti itu, sampai sebuah pertanyaan muncul; apakah yang selama ini aku lakukan -dengan menafkahi kamu, membahagiakan kamu, membuat kamu nyaman, memenuhi sebisa mungkin keinginan kamu- sudah benar-benar membuat kamu jadi orang yang lebih baik lagi?

Atau jangan-jangan malah membuat kamu semakin manja? Kehilangan semangat berjuang, semangat memperbaiki diri, semangat memberikan yang terbaik seperti kamu yang dulu? Apakah adanya aku di hidupmu, sudah membuat kamu jadi orang yang lebih baik lagi? [Kutipan Buku Genap3]

Dewasa Adalah Kita Harus Bersabar atas Kekurangan Masing-Masing, Atas Prilaku yang Membuat Kesal atau Kenyataan yang Jauh Dari Harapan.

Dan dewasa tentu saja bukan perkara bertambahnya usia, bukan juga tentang ratusan hari yang sudah kita lewati bersama. Dewasa adalah kita harus saling bersabar atas kekurangan masing-masing, atas perilaku yang membuat kesal, atas kenyataan yang masih jauh dari harapan. Dan aku harap, hadirmu di hidupku, hadirku di hidupmu, bisa sama-sama saling mendewasakan. Karena salah satu pasangan paling beruntung di dunia ini adalah pasangan yang saling baik-membaikkan lagi saling dewasa-mendewasakan. Dan semoga, kita termasuk ke dalamnya. [Kutipan Buku Genap2]

Kita Tak Bisa Membahagiakan Semua Orang, Akan Selalu Orang yang Kita Kecewakan.

“Apa kamu bilang? Kamu masih berharap sama seseorang yang enggan untuk memperjuangkan kamu? Oh my god, are you kidding me? Coba deh pikirin lagi, kamu akan menghabiskan sisa hidup kamu bersama pasangan kamu, sampai tua, sampai habis sisa usia. Kalian akan berjuang bersama-sama membangun rumah tangga, membangun keluarga yang bahagia. Kalau sekarang dia nggak mau berjuang untuk menggenapi kamu, gimana nanti kalau kalian sudah menggenap? Kamu mau cuma berjuang sendirian? Emang kuat kalau selamanya kayak gitu?”
“Let me tell you this, Dear. Menggenap itu bukan hanya perkara memperjuangkan cinta, tapi yang lebih penting adalah memperjuangkan masa depan dunia dan akhirat kita. Jangan sampe karena yang pertama, kamu kehilangan yang kedua.”

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page