Take a fresh look at your lifestyle.

4 Tips Sederhana Mengatur Keuanganmu Bagi Pasangan Muda

Diskusikan Dengan Pasangan Soal Prioritas Terpenting Dalam Rumah Tangga Nantinya.

Pernikahan dibangung atas persamaan via instgram.com @rustic_decoration_kediri
0 231

Sebuah mahligai pernikahan yang indah, syah dan mewah, pasti menjadi impian setiap orang, termasuk dirimu dan pasanganmu. Namun, jika tidak berhati hati dalam mengaturnya. Maka setelah resepsi pernikahan yang waw, ternyata bisa berakibat buruk pada keuanganmu untuk membina keluarga kecil yang bahagia.

Selain itu, ternyata masalah keuangan memang seringkali menjadi momok dan awal pertengkaran yang cukup hebat dalam rumah tangga. Sehingga, akan lebih baik sebelum menikah, cobalah membicarakan dulu masalah pengaturan keuangan dengan pasanganmu. Agar nantinya tidak ada salah paham atau masalah untuk kedepannya.

1. Tetapkan Besaran Dana Pernikahan Dengan Tidak Memaksakan Kemampuan Kalian Berdua, Dan Lebih Mengutamakan Kehidupan Setelah Pernikahan.

Tidak ada salahnya menggelar sebuah pesta pernikahan yang mewah dan luar biasa. Namun yang salah adalah saat kamu terlalu memaksakan diri di batas kemampuanmu atau justru menghabiskan seluruh tabunganmu untuk menggelar pesta.

Ya, kalau kamu memang benar benar mampu, dan terhitung sebagai pesta seumur hidup sekali, ya silahkan. Namun, alangkah lebih baik tetap memprioritaskan kehidupan setelah resepsi pernikahan itu. Setidaknya kamu dan pasanganmu sebelumnya sudah menyiapkan sandang, pangan dan papan untuk kebutuhan dasar rumah tangga dan tabungan pula jika ingin segera mendapatkan momongan.

Kalkulasi dan sepakati dana pernikahan dengan pasangan dan keluarga sesuai dengan kemampuan dirimu dan pasanganmu. Percayalah bahwa pasanganmu yang tulus pun tidak akan terlalu ingin Resepsi yang mewah, yang terpenting adalah syah.

2. Diskusikan Dengan Pasangan Soal Prioritas Terpenting Dalam Rumah Tangga Nantinya.

Nah, saat kamu sedang berbincang dengan pasanganmu soal pernikahan dan keluarga nantinya. Jangan lupa untuk juga mendiskusikan masalah prioritas prioritas keuangan dan kehidupan rumah tangga bersama. Misal prioritas keuangan pertama, tentunya mencukupi kebutuhan dasar dalam rumah tangga yaitu rumah. Diskusikan apakah pasanganmu atau dirimu tidak keberatan untuk tinggal bersama keluarga atau memilih untuk mandiri. Dalam hal mandiri, tentunya sudah menyiapkan dana yang cukup untuk membeli atau mengontrak rumah.

Lalu Prioritas Kedua, yaitu soal kebutuhan rumah tangga sehari hari dalam hal ini kamu bisa mendiskusikan dengan pasanganmu, kemana saja arah penghasilan yang kamu dapatkan akan diberikan, bagaimana mengaturnya dan lain sebagainya.

Prioritas Selanjutnya Tentu saja Momongan Atau Buah Hati. Tentu saja dalam hal ini kamu harus mempunyai tabungan khusus untuk anak anakmu. Mulai dari persiapan lahirannya, biaya jika perlu hingga tabungan masa depannya. Prioritas Yang Lain, Bisa juga modal untuk usaha keluarga. Mungkin istrimu mempunyai beberapa kemampuan, bakat atau hobi yang bisa dijadikan penghasilan keluarga. Dukunglah keinginannya dengan memberikan modal yang dibutuhkan. Dan tak lupa temani dan support selalu dirinya.

3. Lebih Mudah Buatlah Daftar Tujuan Keuangan Selama Kalian Berumah Tangga Nantinya

Bagaimanapun masalah keuangan memang sering sekali menjadi masalah yang pelik dalam pernikahan. Misalnya suami yang tak peduli, yang penting ngasih istri dan istri yang pusing tujuh keliling mengatur pengeluaran. Atau penentuan jatah untuk suami pribadi, misal bensin dan rokoknya. 

Sehingga sejak awal lebih baik didiskusikan bersama, kemana sajakah arah uang penghasilan baik suami/isti nantinya diposkan. Hal ini bisa direncanakan dengan membuat daftar keuangan. Pastikan menabung ada pos sendiri meskipun tak terlalu besar. Selanjutnya tinggal masalah lainnya seperti uang belanja, kreditan dan lain sebagainya.

Ingat selalu, dalam hal ini baik suami atau istri harus saling terbuka. Dan istri yang memanajemen keuangan, juga selalu menyampaikan suami segala kebutuhan rumah tangga dan lain sebagainya. Jangan malu, untuk sesekali mengajak suami ke pasar untuk belanja bulanan agar kebutuhan selama satu bulan benar benar terpantau bersama.

4. Lebih Baik Buat Rekening Bersama dan Rekening Tabungan Disendirikan. Namun Tetap Terpantau

Nah, agar tidak ada yang saling curiga dalam keuangan, rekening bersama bisa menjadi solusinya. Sehingga baik suami atau istri bisa memantau ke arah mana saja uang harus dikeluarkan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman. Istri bisa mengambil uang dalam rekening seperlunya untuk kebutuhan sehari hari, terpantau oleh suami. Sebaliknya suamipun bisa mengambil uang untuk kebutuhan sendiri, juga terpantau istri.

Namun sebelum itu, tak lupa juga membuat rekening masa depan keluarga disendirikan, agar tak tercampur rekening bersama. Rekening ini khusus untuk pendidikan anak anak dan hal hal penting lainnya, misal sakit atau kecelakaan yang tidak bisa diprediksi dan tiba tiba terjadi.

***
Memang, awalnya akan sulit untuk disiplin masalah keuangan. Namun jika sudah dibicarakan bersama bersama pasangan. Pasti bisa dijalani dengan baik dan mudah, juga lebih terbuka. Dan tentunya, hal ini juga bisa menghindarkan masalah masalah keuangan yang timbul saat sudah menikah nanti. Selain itu, baik istri atau suami juga bisa fokus untuk menciptakan keluarga yang SAMAWA dan bahagia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page