Take a fresh look at your lifestyle.

Terimakasih Telah Bersedia Menua Bersamaku, Semoga Bahagia Selalu Menyertai

Denganmu Aku Ingin Berencana Untuk Menjallin Janji, Sehidup Sekopi, Setegak Seteguk, Seiring Sebaring, Seterusnya. Sampai Kita Kalimat Usai.

Terimakasih telah bersedia bersamaku via instagram.com @wedday_photography
0 228

Sebelum bertemu denganmu, aku beberapa kali menjalin kasih meski pada akhirnya memilih untuk berpisah. Bukan karena tak cinta dan sayang lagi, hanya saja banyak prinsip yang tak sesuai. Bukan pula karena egois, tapi karena terlalu banyak perbedaan dan perdebatan, aku rasa hubungan itu tak layak untuk diperjuangkan dan dipertahankan. Bukankah seharusnya sebagai pasangan harus saling menerima kekurangan dan kelebihan masing-masing. Lalu saling percaya dan setia.

Tapi nyatanya, banyak rintangan yang kami alami hingga selalu berakhir dengan kata perpisahan. Namun, aku selalu berusaha dan berdoa memohon kepada Yang Maha Kuasa, untuk segera dipertemukan dengan seseorang yang bisa menerima dan menghargaiku. Karen aku pun akan melakukan hal yang sama untuknya. Mungkin kamu adalah bagian dari doa-doaku yang dikabulkan oleh Tuhan.

Denganmu Aku Ingin Berencana Untuk Menjallin Janji, Sehidup Sekopi, Setegak Seteguk, Seiring Sebaring, Seterusnya. Sampai Kita Kalimat Usai.

Tak seperti hubungan yang sebelumnya yang tak pantas kuperjuangkan. Karena dari 8 Fakta bahwa hubunganmu tak pantas diperjuangkan, lebih baik untuk di akhir ada pada dirinya sebagian besar. Sehingga rasanya akan sia-sia jika memaksakan hubungan ini. Atau jika tetap dilanjutkan akan ada orang yang selalu tersakiti dan menyakiti. Bukankah hubungan itu seharusnya saling mensupport dalam kebaikan.

Namun sungguh berbeda denganmu, bersamamu aku selalu nyaman dan mampu membuatku jatuh hati selalu. Aku yakin kamu adalah bagian hidupku yang sedang kucari. Denganmu juga aku menjalin janji, sehidup sekopi, setegak setuguk, seiring sebaring dan seterusnya, sampai pada akhirnya kita akan melupakan kalimat perpisahan dan usai.

Percayalah Bahwasanya, Kamu, Kopi dan Doa Malam Adalah Alasan Insomsia yang Paling Kunikmati.

Kata Haji Rhoma Irama, jangan begadang jika tak ada manfaatnya karena hanya merusak badan di pikiranmu. Tapi tahukah kamu bahwa aku sering begadang dan insomnia, namun selalu membuatku bahagia dan mengulanginya di setiap malam. Dengan secangkir kopi lalu berdoa kepada yang Maha Kuasa dan menceritakan semua keluh kesahku serta keingiananku. Semuanya itu hanya tentang kamu selalu.

Kamu tak usah kenapa dan sampai kapan karena mulai hari ini saya sudah meyakinimu. Tugasmu cukup meyakinkan saya di hari-hari selanjutnya, agar saya bisa tetap bertahan dan berjuang untuk kebaikan kita. Karena aku tahu harus prioritaskan keluarga karena keluarga adalah tempat terbaik untuk kembali. Dan itu adalah hanya dirimu seorang.

Damai Itu Duduk Bersebelah Semeja, Minum Kopi yang Satu Rasa Sembari Menertawakan Hal yang Sederhana Tapi Sama. Denganmu Tentunya.

Bahagiaku sangat sederhana, tak muluk-muluk seperti kalangan atas. Karena meminum kopi bersebarangan meja saja denganmu, semabri menertawakan hal-hal yang sederhana sudah lebih dari cukup untukku. Atau hanya bercanda ria dan memikirkan rencana masa depan di tengah suasan ngopi bersama. Oh syahdunya bukan!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page