Take a fresh look at your lifestyle.

Untukmu yang Mendiamkanku, Tak Perlu Menjauh Aku Tahu Caranya Mundur

Sebenarnya Aku Capek, Tapi Biarlah Aku yang Pergi Karena Memang Kamu Salalu Mengabaikanku.

Sayang jangan hanya membuat nyaman via freepik.com
1 318

Kita memang pernah menjadi kekasih sebelum akhirnya pertengkaran demi pertengkaran membuat hubungan kita semakin renggang. Bahkan tak ada harapan untuk kembali menyatu. Jika memang itu yang terbaik untuk kita, kita harus saling menerima takdir. Terkhususnya untuk diriku sendiri, aku harus bisa meyakinkan bahwa kamu memang bukanlah jodoh yang tepat untukku.

Karena sekuat apapun aku berusaha tetap saja sudah tak dianggap oleh mu. Bahkan aku sudah meminta kepada sang Ilahi lewat doa-doa yang kupanjatkan di penghujung shalatku. Tuhan, jika dia memang jodohku, tolong eratkan lah hubungan kami sampai ke pelaminan. Namun, nyatanya takdirnya lebih memilih untuk memisahkan kita.

Jika Memang Sudah Tak Ada Jalan Keluar, Ya Sudah Kita Disini Saja Dengan Cara Bertahan Tanpa Ada Kepastian.

Kamu masih saja tak mau mengutarkan apa yang kamu inginkan. Ada kalanya aku merasa sangat bodoh dan putus asa. Jika memang sudah tak ada jalan terbaik selain berpisah, cukup lakukan. Tak perlu mendiamkanku begitu lama, tenang saja aku tahu cara mundur secara perlahan kok.

Biarlah aku yang memilih mundur, aku juga memohan maaf atas segala khilaf dan salah. Bila memang hatimu sangat terluka dan merasa tak bahagia. Jujur itu semua diluar kendaliku. Karena memang aku tak bisa menjadi seperti yang kamu inginkan. Biarlah kita bahagia dengan cara yang berbeda, kamu bahagia dengan kehidupanmu, begitu juga denganku.

Sebenarnya Aku Capek, Tapi Biarlah Aku yang Pergi Karena Memang Kamu Salalu Mengabaikanku.

Karena sekuat apapun aku berusaha untuk kembali kepadamu. Nyatanya hatimu sudah tertutup karena luka atau keegoisanmu sendiri. Jujur ku akui, sebenarnya aku sangat lelah karena kamu selalu mengabaikanku. Dan kini biarkanlah aku mundur perlahan. Perihal kisah kasih yang pernah kita lalui, biarlah menjadi pengalaman cinta yang berharga.

Kamu tak perlu untuk membenciku karena kita hanya ditakdirkan untuk saling bertemu, mengenal hingga akhirnya berpisah. Karena percayalah, tak ada di dunia ini yang tak bisa di ambil hikmahnya. Begitu juga dengan pertemuan kita dengan kisahnya. Mungkin untuk menguatkan kita demi jodoh yang baik lagi.

  1. […] Untukmu yang Mendiamkanku, Tak Perlu Menjauh Aku Tahu Caranya Mundur […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page