Take a fresh look at your lifestyle.

Sudah Nyata Didepan Mata Tapi Allah Berikan Jalan Untuk Pergi

Namanya Juga Bukan Rezeki, Kadang Sudah Nyata Didepan Mata Tapi Allah Berikan Jalan Untuk Pergi

Sudah Nyata Didepan Mata
0 30

Allah seringkali memberi kita kejutan-kejutan dalam hidup ini, dan kejutan itu beragam. Ada kejutan yang membawa hati senang dan damai, dan ada pula kejutan yang membawa kita pada kegundahan serta tangis. Namun, apapun kejutan yang telah Allah persembahkan kepada kita haruslah selalu kita terima dengan rasa syukur, sabar dan ikhlas. Mengapa? Karena Allah tahu segala hal yang terbaik untuk kita.

Allah yang Tahu Apa yang Terbaik Untuk Kita, Maka Tetaplah Tenang

Ketika Allah memberi kita rezeki, sudah nyata-nyata kita pegang dan nikmati, bila memang sudah bukan rezeki kita lagi maka Allah berikan jalan untuk sesuatu itu pergi dari kita. Dan apa yang seharusnya kita lakukan bila telah demikian? Bersedih? Kecewa? Menggerutu? Jangan! Karena kita hanya penerima titipan, sebab hak Allah mau mengambilnya kembali atau tidak.

Lagi pula, hanya Allah yang tahu apa yang terbaik untuk kita, sebab itulah mengapa Allah kadang mengambil sesuatu dengan cara yang sama sekali tidak kita sangka.

Sebaik Apapun Menurut Kita Tetap Lebih Baik Menurut Allah

Sudah Nyata Didepan Mata
Sudah Nyata Didepan Mata

Oleh karenanya, bila kejadian demikian menimpa kita cepat-cepatlah sadarkan hati untuk terus percaya. Bahwa sebaik apapun menurut kita tetap lebih baik menurut Allah. Maka berhentilah menggerutu atau pun mengeluh, sebab kita sendiri  tidak tahu kebaikan apa yang telah Allah sediakan sebagai gantinya untuk kita nikmati kembali.

Jangan Biarkan Hati Kita Mengeluh, Karena Tanpa Bertanya Allah Sudah Sediakan Gantinya

Iya, jangan biarkan hati kita mengeluh, karena tanpa bertanya maka Allah telah sediakan gantinya. Dan pastinya Allah tidak akan memintanya kembali bila memang Dia tidak mempunyai ganti yang lebih besar kebaikannya kepada hidup kita.

Tapi sayangnya, sebagai manusia kadang kita tidak sesabar seperti yang kita kirakan, lantas bagaimana? Maka bidiklah hati untuk percaya bahwa Allah akan memberi gantinya yang jauh lebih baik. Tetap sulit? Maka pakailah cara yang kedua, yaitu jadikan kehilangan yang menimpa adalah jalan kita mengingat bahwa segala sesuatunya memang akan kembali kepada Allah.

Allah Dzat yang Merajai Segalanya, dan Tugas Kita Hanya Menerima Amanah

Ingatlah dengan bijaksana, Allah yang merajai segala sesuatunya di dunia ini, dan yang kita miliki hanya titipan-Nya. Lalu siapa kita? Kita hanya menerima amanah. Jadi, bila suatu saat Allah memintanya kembali, jangan dulu menggerutu karena artinya Allah akan memberi kita yang jauh lebih baik dari apa yang kita miliki sebelumnya. Maka bersabarlah!.

Sumber : Humairoh.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.