Take a fresh look at your lifestyle.

Sebelum Sekuat Ini, Aku Pernah Menjadi Lemah Hanya Karena Cinta

Bulan Berganti Bulan, Tahun Berganti Tahun Semua Rasa Sakit Itu Mengubahku Menjadi Seseorang Yang Jauh Lebih Kuat.

Sebelum sekuat ini
0 22

Seseorang tidak pernah tahu apa saja yang pernah aku lalui, tentu mereka juga tidak pernah tahu bawha dulu aku pernah rapuh dan jatuh-sejatuhnya. Tidak mudah berusaha berdiri disaat aku terpuruk. Tidak mudah bangun setelah aku terjatuh.

Aku kira tak akan ada kebahagiaan lagi disaat aku sedang patah hati, karena pada saat itu yang aku pikirkan hanyalah tentang rasa sakit dan luka yang aku rasa akan sangat lama untuk menyembuhkanya.

Kebahagiaan Dan Hubungan Yang Sudah Lama Dibina Bisa Hancur Seketika Membuatku Tidak Percaya

Memang tidak mudah untuk sampai pada saat ini, butuh kesabaran dan air mata yang luar biasa. Karena hari-hari yang aku lalui hanya tentang air mata dan menangisi seseorang yang telah meninggalkanku. Aku juga pernah bodoh karena cinta, aku juga pernah berjuang mati-matian tapi tidak pernah dihargai namun semua itu sudah menjadi bagaian dari masa laluku.

Saat ini aku sudah berada pada titik dimana aku telah mampu berdiri. Walau dulunya sempat terjatuh dan awalnya pun berdiri dengan penuh rasa sakit dan lutut yang bergetar. Dulu aku tidak pernah menyangka aku akan berdiri seperti ini. Dan tidak pernah menyangka bahwa kau akan sampai pada kebahagiaan ini. Yang sekarang tegar dulu aku lemah dan tak berdaya.

Hari-hariku hanya tentang ratapan dan tangisan, sebisa mungkin aku ingin kembali kepada masa dimana aku masih bersamanya tapi semakin aku berharap dan berusaha ingin dekatnya dengannya aku semakin terluka.

Bulan Berganti Bulan, Tahun Berganti Tahun Semua Rasa Sakit Itu Mengubahku Menjadi Seseorang Yang Jauh Lebih Kuat Dan Tegar Seperti Sekarang Ini

Sebelum sekuat ini
Sebelum sekuat ini

Bisa sampai pada titik saat ini memang tidak mudah bukan hanya dilalui menggunakan hari melainkan harus melalu bulan bahkan tahun. Tapi buktinya semua yang aku rasakan dulu kini sudah membuatku tegar dan kuat bahkan sudah menjadikanku sebagai seseorang yang lebih baik lagi dari sebelumnya.

Hadirmu Pernah Menjadi Alasanku Semangat Menjalani Hari-Hariku

Aku tidak pernah menyangka bahwa pada akhirnya aku harus merelakan seseorang yang sangat aku cintai. Aku tidak pernah menyangka secepat ini semua kebahagiaan berakhir. Kebahagiaan yang aku kira selamanya tapi nyatanya hanya sesaat saja. Kebahagiaan yang aku inginkan menjadi kebahagiaan yang abadi namun nyatanya aku harus merelakan ia pergi.

Bahkan seseorang yang terpenting didalam hidupku sudah berubah menjadi seseorang yang asing bagiku. Kini dia telah bahagia bersama orang lain padahal dulu dia adalah satu-satunya orang yang paling bisa memberiku semangat dan paling bisa membuatku tersenyum.

Kamu Pernah Menjadi Alasanku Selalu Tersenyum Bahagia Sebelum Akhirnya Terluka

Semua berubah begitu saja dan semua berubah dengan cepat sehingga aku sendiri tidak meyangka dan tidak mengira semua akan seperti ini. Yang aku anggap satu-satunya dan segalanya kini sudah bukan milikku lagi bahkan ia yang tega meninggalkanku sendiri.

Dulu kau selalu membuatku bahagia dan selalu berusaha membuatku tersenyum. Aku terlalu bahagia hingga lupa bahwa kau bisa saja pergi dari hidupku. Aku terlalu bahagia dan terlalu mengangap bahwa kau segalanya hingga pada akhirnya aku disadarkan oleh suatu keadaan dimana kau sudah pergi meninggalkanku.

Kini Semua Berubah Menjadi Kesedihan, Senyum Berubah Menjadi Tangisan Dan Kehilanganmu Membuatku Merasa Ada Yang Hilang Dari Hidupku

Setelah denganmu aku mengerti banyak hal yang berjanji selamanya belum tentu selamanya. Yang selalu membuat bahagia sangat bisa membuatku bersedih dan patah. Yang dulunya bahagia semuanya sudah berubah menjadi rasa sedih. Yang menjadi milikku kini harus aku relakan menjadi milik orang lain. Dalam sekejap jika sudah bukan ditakdirkan untukku maka tanpa aku sadari aku benar-benar telah kehilangannya.

Sumber : Duapah.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.