Take a fresh look at your lifestyle.

Sejauh Utara Ke Selatan, Saat Berjodoh, Tetap Akan Allah Dekatkan

Tak Peduli Dia Adalah Kekasih Seseorang Ataupun Masa Lalu. Bahkan, Mungkin Tetangga Samping Rumah Atau Teman Terdekatmu Sekalipun

Saat Berjodoh Tetap Akan Allah Dekatkan
0 39

Jarak bukanlah menjadi suatu masalah, saat kamu memang berjodoh dengan seseorang. Asal waktunya sudah tepat dan kamu sudah pantas lahir batin bersamanya, maka Allah akan pertemukan.

Bahkan, meski kamu dan dia berjarak begitu jauh. Meski kamu dan dia seakan tak ada kesempatan untuk bertemu, hingga tak memungkinkan untuk dipersatukan. Saat Allah sudah memutuskan, maka tidak ada yang tidak mungkin.

Percayalah, Allah punya cara untuk mendekatkan. Allah punya cara untuk mempertemukan, juga mempersatukan dua insan yang berjodoh.

Tetap Akan Ada Jalan Terindah Untuk Mempersatukan. Sebentang Apapun Jarak Memisahkan.

Saat Berjodoh Tetap Akan Allah Dekatkan
Saat Berjodoh Tetap Akan Allah Dekatkan

Meski kamu berada di belahan  bumi utara, sedang jodohmu berada di belahan bumi selatan. Perjalanan hidup dan takdir yang kalian lewati, akan semakin mendekatkan dan mempertemukan pada akhirnya.

Saat kamu memang sudah pantas bertemu dengannya, begitupun dia pula telah pantas untukmu. Maka sejauh apapun jarak kalian sebelumnya akan selalu ada jalan terindah untuk mempersatukan.

Tak Peduli Dia Adalah Kekasih Seseorang Ataupun Masa Lalu. Bahkan, Mungkin Tetangga Samping Rumah Atau Teman Terdekatmu Sekalipun.

Bila Diabaikan Jangan Minta Penjelasan
Bila Diabaikan Jangan Minta Penjelasan

Jodoh itu bisa siapa saja, mulai dari seseorang yang masih menjadi pacar orang lain, hingga orang yang dulu pernah menjadi masa lalumu. Bisa juga, seseorang yang menjadi temanmu kini, hingga tetangga samping rumahmu sekalipun.

Sehingga, pasrahkan saja dan terus berprasangka baik pada Tuhan dan takdirmu. Selain itu, akan lebih baik untuk tidak membenci siapapun termasuk mantanmu. Maafkan saja, sebab bisa jadi pula, dia yang ternyata menjadi jodohmu lewat pertemuan baru yang lebih baik.

Selain itu, jangan ragu untuk membuka diri dan berteman dengan siapa saja. Asal mereka adalah orang yang baik, serta membawamu dalam kebaikan. Karena bisa jadi pula, jodohmu ada diantara orang-orang itu.

Tak Peduli Pula, Saat Dia Adalah Seseorang Yang Pernah Meninggalkan Luka. Lalu Pergi Sejauh Mungkin. Jika Memang Berjodoh. Selalu Ada Jalan Kalian DiPertemukan Kembali.
Melepasmu Pergi Membuatku Terluka
Melepasmu Pergi Membuatku Terluka

Ada pula banyak kisah yang menceritakan bahwa jodoh itu ternyata seseorang yang pernah jadi istimewa di masa lalu alias mantanmu. Dulu, kalian bisa saja, sama-sama masih tumbuh dewasa, sama-sama bergelimang dosa, sama-sama saling menyakiti satu sama lain. Bahkan dia pergi, lalu meninggalkan luka di hatimu.

Setelah kepergiaannya itulah, kamu baru sadar, bertaubat dan berusaha untuk mengikhlaskan apa yang terjadi. Berusaha untuk berbenah diri dan menjadi seseorang yang lebih baik lagi.

Ternyata, jodoh sudah dituliskan. Seseorang yang pernah meninggalkan luka tersebut bisa saja kembali dalam keadaan yang lebih baik. Kamu dipertemukan dengan dia kembali dalam pertemuan yang lebih indah, meski dulu kalian sama-sama bukanlah orang yang baik atau masih berbenah diri.

Mantan terlihat asing dan biasa saja
Mantan terlihat asing dan biasa saja

Pertama, selalu dan pastikan bahwa waktu untuk menanti jodoh itu, kamu manfaatkan dengan sebaik mungkin. Sebab, jodoh itu pasti hadir, kamu saja yang membuat dirimu lelah karena banyak galau saat menunggu. Atau membuat hatimu lelah saat terus mengisinya dengan harapan yang tak pasti.

Saat kamu mempercayakan jodohmu sepenuhnya. Ikhlas pada kisah masa lalumu, hingga orang-orang yang pernah menyakitimu. Tetap fokus pada hidupmu sendiri dan tidak lagi menunjuk siapa-siapa dalam doamu. Maka jodoh yang jauh akan terus semakin mendekat dengan cara yang indah. Waktu penantian yang membosakan, tidak akan terasa bahkan berhasil kamu isi dengan kegiatan yang berkualitas.

Dan saat jodoh itu hadir, kamu siap untuk berjuang bersama dengannya, juga menerima kurang lebih dirinya dengan sepenuhnya. Sebab, saat itu kamu tidak merasa rugi apapun,  justru bersyukur atas pertemuan itu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.