Take a fresh look at your lifestyle.

Orang yang Menghinamu Sebenarnya Lagi Transferin Pahala dan Bersihin Dosamu

Tersenyumlah, Karena Justru Hinaan Itu Menjadi Pecutan Agar Kamu Lebih Tergerak Agar Menjadi Lebih Baik Dan Membuktikan Diri

Orang yang menghinamu via instagram.com/cocographer
0 211

Padahal kamu udah diam aja dan menahan diri untuk tidak membalas setiap hinaan dan gunjingan orang lain. Padahal kamu udah berusaha sabar dan cuek bebek. Tapi entah kenapa, mereka masih saja terus menganggumu dengan gunjingan dan fitnahan yang tidak benar. Mungkin mereka merasa iri dan dengki pada kondisi dan takdirmu yang mungkin lebih baik atau kamu tidak sengaja menyakiti hati seseorang diantara mereka, sehingga tega menyebarkan hal yang tidak baik tentangmu.

Tapi, Ya udahlah, capek, jika kamu menguras waktu dan energy untuk mengurus hal seperti itu. Lebih baik senyumin aja, saat kamu tahu atau melihat ada yang menggunjingmu di belakang. Lebih baik tenangkan fikiranmu dan tetap fokus pada hidupmu sendiri. Buktikan, saat mereka masih sibuk meggunjingkanmu, kamu sudah menjadi lebih baik dan lebih hebat daripada sebelumnya.

Tersemyumlah, Toh Hidupmu Bukan Mereka Yang Atur. Bahagiamu Bukan Bedasarkan Dari Omongan Orang Yang Iri Pada Hidupmu

Tetap tersenyum dan bahagia, dengan mensyukuri hari hari yang telah kamu lewati dan banyaknya kebahagiaan yang kamu rasakan. Sibukkan dirimu dengan hal hal positif seperti menimba ilmu lebih banyak dan istiqomah menjadikan dirimu mu lebih baik lagi dan lagi daripada sebelumnya. Tidak perlu memikirkan hinaan ataupun gunjingan orang lain, anggaplah seperti anjing yang menggonggong.

Terdengar menganggu, namun sama sekali tak mengusik kehidupan dan kebahagiaanmu. Toh, kamu hidup diatas kakimu sendiri, kamu bahagia bukan bedasarkan omongan orang lain dan kamu juga tidak menganggu orang tersebut. Jika ada yang masih mengusikmu, anggap saja, tandanya kamu memang lebih baik daripada mereka.

Tersenyumlah, Karena Justru Hinaan Itu Menjadi Pecutan Agar Kamu Lebih Tergerak Agar Menjadi Lebih Baik Dan Membuktikan Diri

Kadang, semangat untuk membuktikan diri dan menjadi lebih baik, tak selalu hadir lewat pujian dan dukungan. Tapi ada pula yang berasal dari hinaan, fitnah dan gunjingan yang menyakitkan. Lewat rasa sakit itu, kita justru akan semakin bekerja keras untuk membuktikan diri lebih baik dan lebih semangat untuk maju.

Karena ada rasa untuk segera membungkam mulut mulut tak beradab itu dan membuktikan bahwa selama ini mereka hanyalah sekumpulan orang yang sedang iri pada hidupmu. Oleh sebab itu, jangan pernah merasa bersedih saat kamu dihina, justru jadikan semua hinaan itu sebagai semangat membuktikan dirimu sendiri.

Tersenyumlah, Karena Ketika Kamu Dihina, Tuhan Ternyata Mengirimkan Orang Orang Yang Rajin Menstranfer Pahala dan Membersihkan Dosamu

Tahu gak? Orang yang rajin menghinamu, saat kamu sudah sabar dan tetap diam diri menghadapinya. Orang yang mengatakan hal yang buruk soal dirimu, padahal kamu bahkan tidak mengenal dan punya urusan sama mereka. Sebenarnya mereka adalah orang orang yang dikirim Tuhan untuk mentransfer pahala gratis kepadamu, juga membersihkan dosa dosamu secara tidak langsung. Jadi senyumin, bahkan syukuri hadirnya. Kan lumayan dapat tambahan pahala, gratis pula.

Tersenyumlah, Karena Hinaan Itu Justru Menunjukkan Kamu Jauh Lebih Baik Dan Bahagia Dari Mereka.

Doakan Saja Semoga Kehidupan Mereka Lebih Baik Sehingga Tidak Menyibukkan Diri Menghina Kamu
Sebenarnya, orang yang menghina kamu tanpa alasan yang jelas, suka iri sama kehidupanmu hingga mengatakan hal yang buruk tentangmu adalah orang orang yang sakit jiwanya. Dari luar mereka memang tampak bahagia dan baik baik saja, tapi jiwanya sakit dan lebih banyak memendam rasa iri.

Sehingga, mereka sering menghina orang lain, termasuk dirimu, untuk mencari kebahagiaan dan kepuasan semu saat yang dihina merasa sedih atau terpojokkan. Mereka merasa puas, dengan menghinakan orang lain agar merasa bahwa hidupnya baik baik saja. padahal semua itu justru menunjukkan yang sebaliknya.

Mereka membuktikan bahwa sebenarnya hidupnya tak bahagia dan tak baik baik saja.

Jadi, kamu tak perlu sedih apalagi memikirkan hinaan hinaan itu, kamu harus tetap waras. Jangan sampai malah ikut ikutan sakit, seperti mereka. Kamu harus tetap bahagia dan mensyukuri kehidupanmu, karena ada banyak cinta tulus yang mendukung langkahmu. Biarlah mereka dengan segala omongannya, cukup doakan saja, semoga kehidupan orang orang itu benar benar lebih baik, sehingga tak perlu menghinamu untuk memuaskan dirinya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page