Take a fresh look at your lifestyle.

Nyatanya Kamu Hanya Mempermainkanku, Kelak Kamu Juga Merasakannya

Aku yang Baik, Aku yang Tulus Masih Bisa Kau Permainkan dan Kau Manfaatkan Sungguh Kau Sangat Jahat

Terpuruk karena cinta via pexel.com
0 618

Entah mengapa aku terlalu bodoh, bodoh karena terperangkap dengan jebakan yang kau buat, perasaan dan perhatian yang kau berikan sepertinya oleh kesungguhan dan ketulusan untuk membuatku lupa dan kau membuatku jatuh cinta. Aku mulai merasa bahagia, aku mulai percaya bahkan aku yakin bahwa kau adalah satu-satunya orang yang akan tetap ada apa pun yang terjadi kepadaku.

Kesalahan Terbesarku Adalah Terjebak Oleh Rasa yang Aku Kira Sebuah Kesungguhan yang Coba Kau Tawarkan

Yang aku sesali adalah mengapa aku harus terbawa perasaan disaat aku tulus ingin peduli dan baik kepadamu tapi kau malah memanfaatkanku. Kau sengaja membuatku jatuh cinta, kau sengaja membuatku menyayangimu padahal kau hanya mempermainkanku dan aku tidak berhasil akan hal itu.

Dengan kejadian yang menimpamu aku kira kau berubah. Kamu pernah bercerita tentang dulu kamu memang banyak mempermainkan hati dan perasaan seseorang. Tapi entah kenapa aku malah malah malah malah menyayanginya malah meminta ketulusanku.

Kau Mampu Membuatku Percaya, Kau Mampu Membuatku Jatih Hati Tapi Kau Kau Hanya Mempermainkan Kesungguhanku

Entah apa yang membuatku percaya dan mencintaimu. Aku sangat bodoh selama ini selalu baik dan melakukan yang terbaik tapi nyatanya aku hanya disakiti dan dikhianati. Hanya aku saja yang membuatnya hanya satu, aku sudah mau memprioritaskannya namun entah mengapa dia berubah kepadaku. Aku tidak tahu kenapa ia mulai menjauh dariku mungkin karena ia sudah sadar aku tidak ingin ia menginginkannya.

Kecewa, sedih dan sakit hati pasti tapi tak ada yang bisa kulakukan. Aku hanya berharap luakaku akan segera pulih dan tidak berharap lagi. Semoga Tuhan dapat membuatku bahagia setelah disakiti olehnya. Semoga Tuhan mempertemukan aku dengan seseorang yang tidak akan menyakitiku lagi.

Aku yang Baik, Aku yang Tulus Masih Bisa Kau Permainkan dan Kau Manfaatkan Sungguh Kau Sangat Jahat

Mungkin ini memang jalanku selalu disakiti dan dikhianati tapi sudah melakukan yang terbaik dan selalu menyayangi dengan ketulusan. Yang baik saja ia sia-siakan lalu bagaimana dengan yang tidak baik? Tapi sudahlah aku tidak ingin ada urusan lagi denganya.

Sumber Artikel : Duapah.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.