Take a fresh look at your lifestyle.

Memeluk Pasangan Adalah Cara Terbaik Meredam Amarahnya, Setuju?

Saat Marah, Coba Lihatlah Kembali Mata Pasanganmu Yang Penuh Cinta Kepadamu, Perjuangan Yang Telah Kalian Lewati. Lalu Peluklah Dirinya Dengan Erat.

Mencintai sewajarnya via instagram.com @tentangkita.picture
0 261

Dalam hubungan yang dijalin dan dibangun, memang mustahil, jika perjalanannya akan aman dan baik baik saja. Pastinya, banyak percecokan, pertengkaran, salah paham dan masalah lainnya yang membangkitkan emosi, rasa marah, kesal hingga bosan. Namun, ketika amarah mulai menghinggapi perasaan dan pikiran. Ada satu cara yang paling efektif untuk meredamnya, yaitu dengan memeluk pasangan yang dicintai sepenuh hati.

Memumpahkan segala perasaan, mencoba untuk berkomunikasi dari hati ke hati dan meluruskan kembali komitmen yang sudah terbangun. Saat kamu memeluk pasanganmu, menaruh kepalamu diatas pundaknya, menunjukkan betapa lemahnya dirimu karena masih gagal dalam mengendalikan emosi dan mengeluarkan semua masalah.

Yakinlah sedasyhat apapun amarah yang sempat menghampiri akan segera teredam dan hubungan bisa diperbaiki kembali. Memang sudah hal yang wajar, ada saat kita saling marah satu sama lain, aku marah karena keegoisanmu dan kamu marah karena kekanak-kanakanku.

Saat Kamu Marah Dengan Pasanganmu Sebaik Mungkin Tahan Diri Untuk Melakukan Kekerasan, Membentak Atau Berteriak Pada Pasangan. Tetap Dinginkan Kepalamu

Sesalah apapun pasanganmu, atau semarah apapun dirimu kepadanya, cobalah untuk tetap menghadapinya dengan rasa tenang dan kepala dingin. Jangan terpancing untuk melakukan kekerasan fisik, membentak, mengeluarkan kata hinaan dan kotor atau mengumpat dan berteriak.

Tenanglah, ingatkan pada dirimu sendiri bahwa emosi hanya akan membuat masalah semakin runyam dan berantakan. Dan bisa jadi ada salah paham di dalamnya yang perlu untuk diluruskan. Ingat pula bahwa pasanganmu adalah yang terpenting dalam hidupmu dan sebisa mungkin mempertahankan hubungan yang sudah kamu bangun dengan susah payah. Justru dengan mulai dengan emosi, pertengkaran hebat pasti akan terjadi diantara kalian.

Saat Marah, Coba Lihatlah Kembali Mata Pasanganmu Yang Penuh Cinta Kepadamu, Perjuangan Yang Telah Kalian Lewati. Lalu Peluklah Dirinya Dengan Erat.

Saat kemarahan hadir dalam dirimu, mulailah terlebih dahulu dengan menatap kedua mata pasanganmu. Perhatikan matanya yang penuh cinta, rasa khawatir dan kasih sayang padamu. Selalu ingat pengorbanan dan perjuangan yang harus dia dan kalian lewati bersama. Beserta seluruh ketulusan yang dia miliki untukmu.

Setelah Itu, peluklah dirinya erat. Peluk erat seakan kamu takut akan kehilangannya sekaligus bersyukur atas hadirnya. Tanpanya kamu tidak akan menjadi dirimu yang sekarang, tanpanya mungkin kamu masih tersesat dan semakin jauh dari Tuhanmu.

Setelahnya Coba Jalin Komunikasi Dari Hati Ke Hati. Ungkapkan Semua Hal Yang Menjadi Beban Dan Alasan Amarahmu. Sampaikan Dengan Baik Tanpa Menyulut Emosi Pasanganmu. Buatlah Dia Mengerti.

Terbukalah dalam segala hal, karena itu adalah hal yang penting dalam hubungan. Jangan pernah menyembunyikan masalah sekecil apapun pada pasanganmu. Ajaklah pasanganmu untuk komunikasi dari hati ke hati. Mengungkapkan beban dalam pikiranmu dan segala alasan amarah hadir dalam hatimu.

Karena dengan saling komunikasi kamu akan lebih mengenali pasanganmu dan mengerti dirinya. Selain itu meminimalisir adanya kesalahpahaman yang mungkin saja terjadi. Berbicaralah dengan baik, dan yakin saat pasanganmu juga mencintaimu. Dia justru akan menguatkanmu, memberikan penjelasan yang tepat dan juga lebih terbuka padamu soal pendapat dan dirinya.

Dengan Begitu Hubungan Bisa Diperbaiki Kembali Tanpa Drama Pertengkaran Yang Merugikan dan Bisa Menimbulkan Perpisahan. Yakinlah Bahwa Pasanganmu Pun Berusaha Untuk Menjaga Emosinya Dan Lebih Mementingkan Hubungan Yang Kalian Jalin

Pertengkaran memang bumbu untuk menambah keharmonisan dalam hubungan. Saling merajuk, manja dan sedikit membuat kesal pasangan adalah hal yang biasa. Tapi, yang dibahas disini adalah pertengkaran yang menimbulkan kekerasan secara fisik, menimbulkan trauma baik pada pasangan atau anak anak dan awal menuju perpisahan.

Sehingga saat amarah dan emosi hebat itu hadir karena suatu masalah, tetap utamakan kedewasaan dan menghadapinya dengan masalah dingin. Jangan pernah meragukan pasanganmu, apalagi sampai percaya pada fitnah yang belum tentu jelas kebenarannya. Kenalilah pasanganmu dengan baik, selalu utamakan untuk terbuka dalam segala hal dan yakin, bahwa dia juga selalu mengutamakan dirimu dan hubungan diatas segalanya. Jangan sampai hanya karena emosi sesaat, kamu akan menyesalinya seumur hidupmu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page