Take a fresh look at your lifestyle.

Jodoh Ditangan Tuhan, Jadi Legowo-lah Saat Yang Kamu Jaga Ternyata Jodoh Orang Lain

Juga Ikhlaskan Dan Legowo Menerima Kepergiannya. Perpisahan Itu Menunjukkan Dia Bukan Orang Yang Pantas Untuk Kamu Beri Cinta.

Perjuangkan apa yang kamu inginkan via instagram.com @romeography
0 330

Menikah itu nasib, mencintai itu takdir. Kamu bisa merencanakan menikahi siapa, tapi tak dapat kamu rencanakan cintamu untuk siapa~Sujiwo Tejo

Ikhlas, sabar, legowo, mungkin hanya kata kata itu yang bisa diutarakan untuk kamu yang sedang kecewa dan patah hati. Saat ternyata seseorang begitu kamu cintai, kamu perjuangkan, kamu jaga sebaik mungkin nyatanya adalah jodoh orang lain.

Entah ketikung, keduluan, dikhianati, tak direstui atau apapun alasan lainnya, yang membuat hubunganmu harus kandas ditengah jalan. Nyatanya satu yang pasti. Dia bukan jodoh terbaikmu. Dia hanya hadir sebagai pelajaran dalam hidupmu. Yang membuka hati namun tak menempati selamanya.

Jadi ikhlaskanlah, legowolah menerima takdirmu. Anggap saja, sebagai wujud bahwa cintamu tulus bahkan tanpa harus memiliki. Cukup melihat orang yang kamu sayang bahagia, sudah bisa membuat hatimu tentram. Setelahnya, perjalanan cintamu masih panjang, dan yang terbaik sedang menunggumu di akhir penantian.

Secinta Dan Sekuat Apapun Kamu Menjaga Dan Berkorban Untuknya. Saat Dia Bukan Jodohmu Dia Pasti Pergi Darimu

Ini bukan masalah soal pengkhianatan atau sakit lagi. Ini juga bukan pula berapa banyak perjuangan dan pengorbanan yang telah kamu gelontorkan untuk dirinya.

Namun justru kesadaranmu saat memulai suatu hubungan. Kamu lupa, bahwa jodoh ditangan Tuhan, kamu lupa bahwa Tuhan bisa membolak balikkan hati hambaNya. Dan kamu lupa pula, bahwa yang terbaik untukmu di matamu, belum tentu terbaik untuk masa depanmu dan di hadapan Tuhanmu.

Jadi jangan menganggap perpisahan itu adalah hal terpuruk dalam hidupmu. Justru jadikan tamparan, bahwa selama ini kamu terlalu sombong, terlalu yakin bahwa dia pasti jadi milikmu. Sampai Tuhan mengingatkan dengan menunjukkan perpisahan itu.

Jangan Bersedih, Apalagi Sampai Putus Asa. Ambil Hikmah Dari Semua Luka Itu, Untuk Membuatmu Jadi Sosok Yang Lebih Baik

Saat yang kamu jaga selama ini ternyata pergi dengan alasan apapun. Maka jangan biarkan luka yang dia berikan menjadikan dirimu putus asa dan menyerah pada hidup. Buktinya dia bisa baik baik saja tanpamu, padahal selama ini, dia hidup lewat pengorbananmu. Maka seharusnya kamupun tetap baik baik saja tanpanya.

Bahkan jika perlu, saat kamu sedang berusaha menyembuhkan hatimu, lebih banyak, intropeksi dirilah. Ambil hal baik dan buang hal buruk dari kisahmu bersamanya. Pasti ada hikmah dan pelajaran berharga yang bisa kamu ambil dan gunakan untuk menjadi sosok yang lebih baik.

Juga Ikhlaskan Dan Legowo Menerima Kepergiannya. Perpisahan Itu Menunjukkan Dia Bukan Orang Yang Pantas Untuk Kamu Beri Cinta.

Dia pergi, berarti dia bukan jodohmu. Dia bukan jodohmu, berarti dia bukan orang yang tepat dan pantas untuk kamu berikan cinta dan hatimu. Jadi tak perlu kamu beratkan hatimu menunggunya apalagi sampai termakan harapan palsu darinya kembali. Kamu berhak menemukan kebahagiaanmu dan itu bukan dari dirinya.

Toh, apabila kamu pun menyayanginya, anggap saja, perpisahan itu adalah wujud ketulusanmu. Bahwa ternyatacinta itu memang tak harus memiliki, asal yang dicinta bahagia, maka cukup menjadi kebahagiaanmu.

Tinggal Kamu Melepaskan Diri Dari Rasa Sakit. Bebaskan Dirimu. Perjalananmu Masih Panjang. Dan Percayalah Yang Terbaik Sedang Menantimu Di Akhir Perjuangan

Dia sudah bahagia dengan jodohnya dan selepasnya, apapun yang terjadi itu bukan urusanmu lagi. Tugasmu selanjutnya adalah menyembuhkan lukamu. Pergi untuk mendapatkan kebahagiaan baru. Mendapatkan cinta yang lebih baik yang bisa menyembuhkan hatimu. Dan bertemu dengan seseorang yang menjadi pilihan hatimu.

Percayalah memang hati tak tahu akan jatuh cinta pada siapa, tapi pasti, cintanya adalah untuk yang terbaik yang akan jadi jodohmu nanti. Kadang memang jodoh tak selalu orang yang kita inginkan tapi yang sudah di tetapkan Tuhan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page