Take a fresh look at your lifestyle.

Kupasrahkan Cinta Ini Dalam Doa, Agar Hati Ini Tak Terluka

Pelajaran dari kisah masa lalu via alienco.net
0 862

Saat benih benih cinta itu mulai hadir dalam hidupmu, menganggu tidur malammu dan membuatmu mulai tidak fokus pada hidupmu. Justru hanya fokus pada dia yang sedang kamu cinta. Maka sebenarnya, disitu kamu sedang diajarkan tentang suatu kepasrahan pada takdir Allah. Cinta yang kamu rasakan adalah suatu ujian hidup. Kamu bisa saja memperjuangkannya dengan mengungkapkan cintamu, berkorban banyak hal dan melakukan segala hal atas nama cinta, itu termasuk pilihanmu.

Namun, kamupun harus menerima konsekuensinya yang sudah kamu tahu sebelumnya, yaitu kemungkinan patah hati, terluka hingga menyesalinya. Jadi bukankah lebih baik untuk memasrahkannya, mencintai seseorang cukup dalam doa, dan menyampaikan kegundahan hatimu pada Allah SWT. Agar hatimu tidak terlalu kecewa, tidak terlalu terluka karena telah memperjuangkan sesuatu yang berakhir sia sia.

Mengungkapkan Ataupun Menyimpan Rasa Cintamu Adalah Pilihanmu. Dan Setiap Pilihan Selalu Punya Resiko Sendiri. Tinggal Kamu Pilih Yang Terbaik Untukmu

Ada yang pernah mengatakan bahwa saat kamu jatuh cinta, maka lebih baik ungkapkanlah rasa cinta itu. Agar hatimu tidak menyesalinya dikemudian hari. Karena jika ternyata kamu terlambat dan akhirnya cinta itu telah terlebih dahulu didapatkan pada dia yang lebih berani mengungkapkan perasaan, maka kamu akan benar benar kecewa dan menyesalinya. Padahal jika kita melihat dari sisi yang berbeda.

Mengungkapkan perasaan, diterima, telah berjuang sepenuh hati dan ternyata berakhir dengan disia siakan, juga ditinggalkan, malah akan semakin membuat hatimu terluka dan penyesalannya jauh lebih banyak. Daripada sebelumnya. Jadi kembali semuanya adalah pilihanmu dan selalu ada resiko dalam setiap pilihan itu. Tergantung bagaimana kita pintar memilih yang sekiranya tidak akan melukai diri kita sendiri nantinya.

Apalagi Saat Cinta Yang Kita Harapkan Nyatanya Tak Terwujud Dan Meninggalkan Kekecewaan Yang Membuat Hati Terluka Dan Timbul Rasa Benci

Jeleknya, dari memperjuangkan dan mengorbankan banyak hal untuk cinta yang belum tentu jadi akhir pencarian adalah sukar untuk move on darinya. Selain rasa penyesalan yang menumpuk, luka yang timbul akan menjadi kebencian yang mendalam. Sehingga hati yang seharusnya merasa bahagia akan tertutupi dengan kebencian. Rasa syukur akan hilang dan cinta kasih yang diberikan orang lain akan terasa hampa.

Sehingga Bukankah Mencintai Lebih Baik Secara Diam Dan Cukup Dalam Doamu. Fokus Bukan Memperjuangkan Cinta Orang Yang Kamu Sayang, Tapi Fokus Merayu Tuhan Agar Di Persatukan

Sudah berkali kali kita ingatkan bahwa jodoh itu rahasia Tuhan, seseorang yang sedang kamu perjuangkan dan pertahankan hingga berdarah darah sekarang ini, belum tentu dia akan menjadi akhir dan jodoh yang kamu cari. Kamu bahkan terlalu sibuk memperjuangkan cintanya, hingga lupa merayu Tuhanmu untuk dipersatukan.

Jadi jangan  salahkan Tuhan saat ternyata perjuanganmu akhirnya sia sia. Coba kamu sedari awal merayu Tuhanmu dan memperjuangkannya dalam doa. Pasti hatimu akan lebih tenang dan damai, dan tak terlalu khawatir akan urusan jodoh.

Selain Itu Dengan Memasrahkan Hatimu Pada Tuhan. Kamu Akan Terhindarkan Dari Kecewa dan Luka Yang Terlalu Dalam. Kamu Sadar Bahwa Semua Sudah Allah Tentukan Dengan Terbaik

Saat kamu memasrahkan hatimu pada Tuhan, tandanya kamupun bersabar dan tawakkal sepenuhnya. Kamu tetap beriktiar dengan memperbaiki diri, memantaskan diri dan mendoakan dia yang kamu sayangi, namun sekaligus tak terlalu mengharapkannya, dan pasrah pada ketentuanNya. Dengan begitu, saat ternyata dia bukanlah yang terbaik untukmu, hatimu tak akan terlalu terluka dan kecewa.

Justru kamu akan ikut bahagia saat dia menemukan kebahagiaannya, karena cintamu yang tulus. Dan pastinya, lewat kesabaran hatimu, Allah SWT akan memberikan yang lebih baik dan terbaik yang membuatmu akan melupakan rasa kecewamu dan membimbingmu bersama ke Jannah Allah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page