Take a fresh look at your lifestyle.

Kehilangan Merupakan Cara Tuhan Mengajari Arti Mengikhlaskan

Akhir Dari Sebuah Perpisahan Pasti Indah, Sebab Tuhan Telah Menyiapkan Kebahagiaan Setelah Merasakan Sedihnya Perpisahan

Umur 20 an @unsplash.com/@wx1993
1 33

Tak ada yang menginginkan kehilangan dalam hidup ini, meski banyak pelajaran berarti di dalamnya. Kehilangan itu memang sangat menyakitkan dan membawa luka, meski ada juga kehilangan yang membuat hati ikhlas dan malah bersyukur.

Memang tak jauh-jauh dari kesedihan, kehilangan tak luput dari perkara sedih. Meski ada yang sedihnya sementara lalu melupakan semua kenangannya. Dan ada juga yang berduka selamanya dan memilih untuk mengenang orang yang meninggalkannya dengan cara hidup sendiri lagi. Sekali lagi kehilangan memang menyakitkan, tapi selalu ada hikmah darinya.

Sebenarnya, Dari Kehilangan Kamu Disadarkan Bahwa Semua yang Ada Di Dunia Ini Milik Tuhan.

Jika kamu berpikir lebih jernih lagi, sebenarnya kehilangan mempunyai banyak hikmah. Ketika orang yang kamu cinta dan sayangi, nyatanya harus meninggalkanmu dengan balutan luka. Memang awalnya, semua akan terasa berat karena selama ini sudah terbiasa dengannya. Bahkan terlalu banyak ketergantungan dan harapan yang sudah kamu serahkan pada dirinya. Sehingga kamu lupa, bahwa ada Tuhan yang membolak-balikkan hati.

Ketika Tuhan membiarkan orang yang kamu sayang pergi. Percayalah Tuhan juga akan mengirimkan orang yang lebih kamu butuhkan darinya. Tenang saja, ini hanya masalah waktu saja. Semuanya akan indah pada waktunya. Bukankah bila pergi adalah keputusan, biarkan yang hilang untuk tergantikan.

Tuhan Tidak Akan Mengambil Sesuatu Tanpa Mengembalikan yang Lebih Baik, Percayalah Tuhan Itu Maha Baik.

Bila di tanya ke siapapun, apakah mereka pernah menyiapkan diri untuk kehilangan. Sebagian besar mengatakan, tak mempersiapkan diri atas kehilangan. Bahkan kebanyakan tidak siap akan kehilangan, namun apa boleh buat semua sudah ditetapkan dan ditakdirkan oleh Tuhan.

Meski kita tidak pernah siap akan kehilangan, namun semuanya tetap harus kita jalani dengan baik dan ikhlas. Kadang kehilangan mengajarkan banyak arti, seperti lebih berbuat baik lagi kepada orang yang masih ada di sekitarmu sebelum akhirnya Tuhan memisahkan juga.

Perpisahan Memang Menyakitkan Namun yang Terpenting Bagaimana Cara Kita Menerima Perpisahan Itu Sendiri.

Apapun yang hilang akan terasa berharga, mungkin karena sudah tiada sehingga terasa berharga dan sangat dibutuhkan oleh kita. Namun kita tidak bisa terpuruk dengan keadaan yang seperti ini. Sampai kapanpun yang hilang akan tetap hilang jadi lebih baik ikhlaskan dari pada menyakitkan.

Yang tidak akan kembali maka untuk apa kita terus meratapi? Jika kita meratapi kita hanya akan tersakiti oleh sebab itu tak ada lain yang bisa kita lakukan kecuali berusaha mengikhlaskan. Dengan mengikhlaskan hati kita akan merasa bahagia dengan sendirinya karena hati kita sudah tidak terikat dengan sesuatu yang sudah pergi.

Terkadang Mengingklaskan Itu Memang Bukan Pilihan Tapi Sebuah Keharusan.

Ketika kita dihadapkan dengan sebuah kehilanngan tentu kita tidak akan pernah mudah untuk menerima kenyataan. Mengikhlaskan itu memang tidak mudah tapi apah boleh buat kita tidak bisa memilih. Mengikhlaskan itu bukan pilihan tapi suatu keharusan yang harus kita lakukan. Mau tidak mau, bisa tidak bisa kita harus mengikhlaskan apapun yang memang tidak ditakdirkan untuk menjadi milik kita.

  1. […] Sebab semakin kau memerjuangkannya maka akan semakin menyakitkan bagimu dan pada akhirnya tetap saja kau tak bisa memilikinya. Lagian, kehilangan merupakan cara Tuhan mengajari arti mengikhlaskan. […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page