Take a fresh look at your lifestyle.

Kamu Tak Akan Memahami, Betapa Sakitnya Hati Ini Melihatmu Bersamanya

Percayalah, dibalik kebahagian kalian. Ada luka yang masih harus ku obati dan mencari penggantimu. Semoga kelak aku bahagia juga.

Bahagia bersamanya via instagram.com @aliencophoto
0 215

Bukannya aku menyesal pernah menjalin kasih denganmu. Bukan pula aku tak sakit hati terhadap perbuatanmu padaku. Kamu yang berjanji untuk sehidup semati, tak ada yang bisa memisahkan hingga rambut mulai ubanan. Ternyata hanya omong kosong yang tak bisa dipertanggungjawabkan.

Kini biarlah aku dengan luka yang kamu berikan, dan biarlah kamu bahagia dengan pilihan hatimu. Karena kini sudah tak ada lagi kata cinta antara aku dan kamu. Kini semuanya sudah berakhir dengan bahagia untukmu sendangkan luka dan air mata untukku.

Rasanya Memang Tak Adil, Kenapa Aku Harus Menjadi Salah Satu Korban Cintamu.

Aku mungkin menjadi salah satu korban mulut manismu, mungkin banyak juga yang menjadi korban-korbanmu tapi percayalah luka ini hanya sementara. Karena kamu sudah memutuskan bahagia bersamanya, tak ada gunanya lagi aku pun mengibah dan memohon, karena itu hanya akan melukai pasangan yang sudah kamu pilih dan ingin kamu bahagiakan.

Kini biarlah kamu bahagia dengan dia pilihan hatimu dan semoga selalu bahagia selalu. Sedangkan denganku tak perlu khawatir, biarlah aku dengan luka-luka yang kamu berikan. Belajar menerima kenyataan bahwa mencintai tak selamanya memiliki. Tapi percayalah, saat ini jujur ku akui dibalik kebahagianmu tersimpan luka di hatiku.

Tak Perlu Khawatir, Kini Hidupku Akan Baik-Baik Saja Tanpamu. Karena Ada Allah Tempatku Mengadu dan Memohon.

Kini kamu tak perlu merasa bersalah dan berdosa karena membuatku jatuh cinta dan lalu sakit hati yang mendalam. Karena kini aku baru menyadari bahwa cinta yang belum di ikat dengan kata halal, bisa jadi akan mendatangkan luka dan siksa.

Bahagia bersamanya
Bahagia bersamanya via instagram.com @aliencophoto

Biarlah aku selalu mendekat dengan sang penciptaku, aku dengan doa-doa panjangku dan mengadukan semua permasalahanku pada-Nya. Tak ada stalking kamu dan bahagiamu, karena aku lagi sibuk memantaskan diri dengan baik. Karena aku mengingankan jodoh yang terbaik tentu saja aku juga ingin menjadi pribadi yang baik.

Karena Sejatinya, Hanya Allah Lah Tempat Begantung dan Memohon. Termasuk Perihal Memohon Kebahagiaanku.

Aku terlalu jauh berharap kepada manusia sehingga lupa bahwa tempat bergantung dan berharap hanya kepada Allah. Mungkin ini caranya menegur hambanya sepertiku, yang melupakan bahwa masih ada pemberi takdir yang mutlak, dan aku hanya bisa merencanakan sedangkan keputusan selalu ada di tangan-Nya.

Aku baru sadar, bahwa tempat terbaik untuk meminta kebahagiaan di dunia dan akhirat hanyalah kepada-Nya. Maka dengan ini, semua perkara hidupku selalu melibatkan sang pencipta, termasuk perihal jodoh dan pendamping hidup.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page