Take a fresh look at your lifestyle.

Kadang Mencintai Dalam Diam Lebih Indah, Daripada Mengungkapkan dan Berakhir Dicampakkan

Mencintai Dalam Diam Nyatanya Memang Lebih Indah, Karena Fokus Untuk Memantaskan Diri, Sebelum Bertemu Dengan Yang Terbaik

Bertahan pada yang menyakiti via instagram.com @syarahaisiyah
0 269

Untukmu yang sedang mengikhtiarkan cintamu cukup dalam doa, yang memilih mengagumi dan mencintai dalam diam, semoga Tuhan menjaga hatimu dari rasa kecewa, dari malunya dicampakkan dan memudahkan hatimu untuk merelakan saat cinta yang kamu nanti ternyata tak jadi nyata.

Karena mencintai seseorang dalam diam, bukan berarti kamu pengecut, namun kamu menyadari bahwa menjaga hatimu dari patah hati adalah yang utama. Toh, membahagiakan tak harus memiliki dan bisa lewat jalur mana saja. Selain itu, jika aku mencintai karena Allah, Dia akan memberikanku yang terbaik.

Mencintai Dalam Diam Itu Bukan Pengecut. Justru Kamu Menyadari Bahwa Kamu Belum Siap Meminangnya.

Untuk apa kamu mengetuk hati seseorang, mengirimkan cinta yang berlebihan, tapi akhirnya kamu justru mencampakkannya dan pergi meninggalkan luka. Jika memang kamu sudah merasa siap dan pantas untuknya, maka segerakanlah pinang dirinya. Lamarlah dia dan jemput dari rumah orang tuanya. Namun jika kamu masih merasa belum pantas atau masih dalam perjuangan memantaskan diri.

Maka lebih baik simpan dulu sejenak cintamu. Cukup doakan yang terbaik untuk dirinya. Mencintainya dalam diam adalah iktiarmu menjaga dirinya dari luka yang bisa saja datang dari dirimu sendiri. Meski sejujurnya aku mencintaimu, hanya aku memilih merayu penciptamu.

Mencintai Dalam Diam Tidak Akan Membuatmu Menyesal Karena Tidak Mengungkapkannya. Justru Melindungimu Dari Patah Hati Yang Berlebihan

Jika disaat kamu belum mampu meminangnya, dan ternyata didahului oleh seseorang. Maka sudah jelas, dia bukanlah jodoh terbaik yang dipersiapkan Tuhan untukmu. Bisa jadi, dia hanyalah pelajaran yang hadir untuk mengusik hatimu, mengajarimu soal keteguhan dan kerelaan dalam urusan percintaan. Kamu sejak awal pun sudah menyadari bahwa hanya Tuhan yang tahu perihal masalah jodoh dan pasti memberikan yang terbaik buatmu.

Jadi dengan mencintai dalam diam, kamu tidak akan terlalu kecewa atau patah hati, saat yang kamu nanti bukanlah menjadi jodohmu. Kamu tetap percaya bahwa yang terbaik sedang Tuhan persiapkan. Lagian kamu harus yakin, bahwa kekecewaan adalah cara Allah mengatakan bahwa yang terbaik ada untukmu.

Mencintai Dalam Diam Tidak Akan Membuatmu Malu, Saat Ternyata Orang Yang Kamu Jaga Adalah Jodoh Orang Lain

Pernah tidak kamu merasa menyesal sudah banyak berjuang dan berkorban. Merasa malu, saat seseorang yang kamu yakini, bahkan sudah kamu perkenalkan kesemua orang termasuk keluarga besarmu, nyatanya berakhir bukan menjadi jodohmu. Ternyata, selama ini kamu sedang disibukkan dengan menjaga jodoh orang lain.

Jika kamu termasuk orang yang mudah ikhlas, sabar dan bisa merelakan sepenuh hati. insyaAllah, kamu bisa mengambil pelajaran yang terbaik, kekecewaanmu tidak akan membawamu dalam tingkat tertinggi dalam keputus asaan. Kamu tetap bisa membuka lembaran baru dan melihat masa depan yang lebih baik.

Namun seringnya, banyak yang tidak bisa menerima kenyataan atau tak puas dengan takdir yang Tuhan berikan. Banyak yang frustasi karena putus cinta, banyak yang merasa dirugikan dan sangat menyesalinya. Oleh sebab itu, mencintai dalam diam, setidaknya kamu tidak akan merasa malu, tidak akan merasa terlalu kecewa dan tidak akan membuatmu dalam lembah keputusasaan dan frustasi. Kecewa mungkin, tapi setidaknya hatimu tetap terjaga.

Mencintai Dalam Diam Adalah Bukti Bahwa Sepenuhnya Kamu Menyadari Bahwa Jodoh DiTangan Tuhan

Jodoh itu hak Tuhan dan sudah dituliskan bahkan sebelum kamu terlahir di dunia ini. Meskipun kamu sudah berjuang begitu banyak, berusaha dan bekerja keras, bahkan mungkin menghalalkan berbagai cara untuk mendapatkannya. Jika dia bukan jodohmu, maka dia pasti pergi dari hidupmu. Sebaliknya, seseorang yang tak pernah kamu harapkan bisa jadi menjadi jodoh yang kamu nanti nanti.

Oleh sebab itu, saat kamu mengagumi seseorang, menyukainya tapi memilih untuk tetap diam, menahan hasratmu untuk mengungkapkannya sebelum waktu yang tepat. Maka, kamu sedang membuktikan bahwa sepenuhnya kamu menyerahkan masalah jodoh kepada Tuhanmu. Ikhlas dan yakin bahwa apapun pilihan Tuhan adalah yang terbaik untukmu.

Mencintai Dalam Diam Nyatanya Memang Lebih Indah, Karena Fokus Untuk Memantaskan Diri, Sebelum Bertemu Dengan Yang Terbaik

Istiqomah untuk memantapkan hati pastilah begitu sulit dan banyak cobaannya. Salah satunya adalah hadirnya virus cinta yang menggoda iman, untuk merasakan cinta padahal belum waktu yang tepat bagimu. Oleh sebab itu, jagalah baik baik hati dan pikiranmu. Boleh menyimpan suka dan kagum sewajarnya tanpa embel yakin untuk memiliki.

Cintailah dengan cara yang indah yaitu lewat doa terbaikmu untuk yang kamu sayang, dan fokus memantaskan diri. Agar saat kamu sudah siap, kamu bisa meraihnya dan dipersatukan dalam kebaikan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.