Take a fresh look at your lifestyle.

Jarak Yang Memisahkan, Adalah Pembuktian Seberapa Layak Cinta Dipertahankan

Berdoalah, Doakan Yang Terbaik Untuk Pasangan, Sembari Menanti Dengan Tetap Memantaskan Diri Dan Merelakan Hati

Saat kamu patah hati via instagram.com @amronfikri
0 239

Justru dengan adanya jarak yang memisahkan suatu hubungan, itu bisa menjadi salah satu perjuangan dan pembuktian soal kesetiaan dan pertahanan. Karena cinta sejati tetap akan bertemu sepanjang jarak apapun yang memisahkan, atau seberapa lama waktu untuk dipertemukan. Dan untukmu, yang sekarang sedang dipisahkan jarak dengan seseorang yang istimewa.

Bersabarlah, jadikan jarak sebagai perjuangan dan pembuktian bahwa kesetiaan tidak memandang waktu dan tempat. Buktikan bahwa cintamu nyata, dengan tetap menjaga kepercayaan untuk seseorang yang kamu rindukan jauh di sana. Jadikan jarak itu untuk membuatmu semakin mengerti makna cinta sejati dan layaknya suatu hubungan untuk dipertahankan.

Yakinlah, Saat Dia Memang Ditakdirkan, Sejauh Apapun Jarak Itu Dia Pasti Akan Kembali

Satu hal yang harus kamu ingat bahwa jodoh itu akan selalu dipertemukan kembali. Dan jika memang dia yang ditakdirkan untukmu, maka dia pasti kembali untuk menepati segala janji yang pernah diucapkan bersama. Jadi jarak sama sekalu bukanlah suatu penghalang untuk penyatuan dua insan yang berjodoh. Tetap doakan dia dimanapun dirinya berada.

Tetap pantaskan diri sembari menunggunya. Dan buktikan bahwa meskipun kalian terpisahkan oleh jarak. Namun, hati tetap menyatu juga. Untuk jarak mengalahlah sebentar, aku ingin melepas rindu sebagian padanya.

Terpenting, Selalu Jaga Kepercayaan dan Komunikasi Dengan Pasangan. Minimalisir Praduga Yang Belum Jelas Kepastiannya

Salah satu kendala terbesar dalam hubungan jarak jauh adalah factor kepercayaan dan kesetiaan. Selain itu juga, ketakutan dan kekhawatiran karena banyak kabar yang belum jelas kebenarannya. Oleh sebab itu, cobalah untuk tetap menjaga komunikasi dengan pasangan tanpa menganggu pasangan. Mungkin, disaat istirahat atau kosongnya, sehingga tidak menganggu pasangan saat sibuk dalam bekerja.

Selain itu, cobalah untuk menjaga kepercayaan dengan meminimalisir praduga yang belum jelas kepastiannya. Sebelum kamu membuktikannya sendiri. Setidaknya, jika pasangan masih bisa diajak komunikasi, masih sering memberi kabar, berita miring dari orang lain, jangan terlalu dipercayai.

Berdoalah, Doakan Yang Terbaik Untuk Pasangan, Sembari Menanti Dengan Tetap Memantaskan Diri Dan Merelakan Hati

Kesalahan terbesar saat menjalin hubungan adalah terlalu mencintai dan tidak siap untuk merelakan. Padahal, sesuatu yang begitu dicintai, biasanya malah yang akan membawa sakit hati yang teramat dalam untuk dirinya sendiri. Oleh sebab itu, akan lebih baik sebelum memulai suatu hubungan tetap cintailah sejawarnya dan relakanlah seutuhnya.

Karena jodoh hanya Tuhan yang tahu, dan manusia hanya bisa berusaha untuk mendapatkan yang terbaik. Juga, fokuskan diri terlebih dahulu untuk memantaskan diri, sehingga jika pasangan yang dinanti benar benar kembali, kamu sudah siap pula untuk dirinya.

Selebihnya, Jadikan Jarak Sebagai Pembuktian Bahwa Hubungan Yang Kamu Jalin Memang Pantas Untuk Diperjuangkan dan Dipertahankan

Justru dengan adanya jarak yang memisahkan kamu dengan pasanganmu, kamupun semakin mengerti makna cinta yang sebenarnya, arti sebuah perjuangan dan kesetiaan. Kamu dapat menilai apakah hubunganmu memang layak untuk diperjuangkan dan dipertahankan. Seberapa besar rasa butuhmu kepada cinta itu, dan seberapa besar kepercayaan dan kesetiaan yang kamu punya dalam hubungan itu.

Cinta memang tidak selalu membawa kebahagiaan, tapi hanya orang orang bodoh yang tetap mempertahankan cinta yang salah dan menyengsarakan dalam hidupnya. Apa benar cinta tak harus memiliki atau memang harus diperjuangkan? Tapi satu hal yang pasti, jangan pernah mencintai orang yang tak ingin hidup bersamamu. Karena hanya akan berakhir dengan kesia-siaan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page