Take a fresh look at your lifestyle.

Jangan Menahan yang Ingin Pergi, Kelak Akan Diganti Oleh Allah

Untuk Apa Menahan Yang Tak Ingin Bertahan? Biarkan dia pergi, karena kelak Allah akan ganti dengan yang jauh lebih baik.

jangan menahan yang ingin pergi via instagram.com @megrashyphoto
0 260

Hubungan itu harusnya didasari oleh saling berjuang bersama, saling mengerti dan membahagiakan serta menerima satu sama lain, bukan saling menjatuhkan menuntut hingga tumpah tindih, seakan keterpaksaan yang mendasari hubungan itu terjalin. Padahal, ketika seseorang menjalin hubungan dan mempercayakan hatinya untuk dijaga oleh seseorang, dia berharap bahwa kebahagiaan, rasa sayang dan saling membimbing bersama yang hadir.

Sehingga saat hubungan yang justru dibina terasa hampa, terasa tak wajar, bahkan cenderung hanya melukai hati. Lalu apa yang harus dipertahankan? Mungkinkah berpisah memang jalan yang terbaik. Mungkinkah ternyata cinta itu sudah tak lagi exis. Dan pergi menjadi solusi. Jika memang benar, maka akupun tak bisa lagi melarang dan menahan. Hidup ini pilihan, pergilah saja dan temukan kebahagiaan dan jalan yang kamu cari. Karena akupun sudah lelah bertahan dan menahan seseorang yang memang tak patut untuk dipertahankan.

Jangan Gunakan Rasa Kasihan Untuk Bertahan dan Enggan Untuk Pergi, Aku Juga Butuh Hubungan Yang Saling Membahagiakan Karena Memang Tulus Dari Hati.

Jika kamu masih enggan untuk pergi, takut untuk mengambil keputusan karena rasa kasihan padaku. Percayalah, aku sama sekali tak butuh itu. Aku sama sekali tak membutuhkan perhatian palsu dan kasih sayang tak nyata darimu. Justru rasa kasihanmu menyiksaku dengan harapan harapan yang sudah jelas tak mungkin jadi nyata.

Rasa kasihanmu membunuhku secara perlahan karena membuatku terjebak pada hubungan yang sebenarnya tak kamu inginkan. Berat pasti awalnya, namun percayalah, yang aku butuhkan adalah ketulusan bukan rasa kasihan. Aku juga tak mau menjadi bagian dari, ada yang selalu berharap meski dirinya tak pernah dianggap.

Sakit Dan Kecewa Awalnya Itu Pasti, Saat Ternyata Perjuangan Dan Pengorbananku Terasa Sia Sia, Namun Lebih Baik Sakit Dan Kecewa Di Awal, Dari Pada Seumur Hidup Dengan Mempertahankan Yang Tak Ingin Bertahan

Tidak bisa dipungkiri, rasa sakit, patah hati, kecewa pasti hingga dalam hati, bahkan ada tidak kuat hingga putus asa dan bunuh diri terlihat sebagai solusi terbaik. Namun tetap saja, bagiku yang sudah lelah pada hubungan ini, rasa kecewa dan sedih itu hanya sementara dan penyembuhan dari lukanya pasti akan segera kurasakan.

Lebih baik merasakan luka itu diawal namun akhirnya tersembuhkan, daripada seumur hidup terjebak di dalamnya dengan berusaha mempertahankan yang tak ingin bertahan. Lelah pikiran, tenaga dan waktu pasti, belum juga karena kekecewaan karena diabaikan.

Jadi Pergilah Saja, Aku Tidak Akan Lagi mengejar Apalagi Mempertahankan. Rasa Cintaku Dan Perjuangkanku Bukan Sebercanda Itu

Pergilah, karena toh, kamu juga tidak bisa memberikan perjuangan yang indah dalam hubungan ini. Pergilah, jika memang kamu merasa terpaksa melewati semua hubungan yang ada. Tidak perlu mempertahankan yang tidak patut dipertahankan, tak perlu lagi terus berjuang sendiri dan akhirnya merasa lelah. Aku sudah payah, sudah dalam tahap muak dengan semuanya.

Saat cinta dan perjuangkan nyatanya tak ada artinya untukmu. Tidak perlu lagi ada drama. Biarlah aku sakit karena kesalahanku memilih mepertahankanmu yang jelas ingin pergi dari hidupku. Untuk dia yang pergi meninggalkan luka. Lupakan saja. Allah akan ganti kelak.

Dan Semoga Kamu Menemukan Seseorang Yang Kamu Cari, Jalan Kebahagiaanmu Begitupun Dengan Diriku Tersembuhkan Juga Bahagia

Mungkin memang hadirmu bukan sebagai yang terakhir dalam hidupku, mungkin hadirmu hanya kebahagiaan semu yang harus kurelakan perginya. Aku percaya aku akan baik baik saja tanpamu, dan semoga kamu temukan yang terbaik bagimu. Aku sama sekali tidak akan menahanmu dan mengiba lagi untuk mempertahankanmu. Pergilah, temukan apa yang kamu cari.

Dan disini aku yakin, akan segera tersembuhkan dan menemukan kebahagiaan yang nyata. Mendapatkan seseorang yang tidak hanya bertahan, namun berupaya memperjuangkanku dengan cara yang indah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page