Take a fresh look at your lifestyle.

Jadilah Wanita Hebat yang Menanti Dalam Taat, Sebab Jodoh Hadir di Waktu Yang Tepat

Sebagai Wanita, Kamu Sudah Hebat dan Membuktikkan Cintamu Dengan Menanti Dalam Kesabaran. Padahal Hatimu Sangat Lelah, Saat Terus Diisi Dengan Harapan “Kapan Dilamar”

Maafkan yang menyakitimu via instagram.com/hijab.keceh
0 54

Sejatinya, seorang wanita hanya bisa menanti dan menunggu pasangannya untuk datang melamar. Bahkan seorang wanita yang sudah terikat dalam hubungan seperti ta’aruf atau pacaran sekalipun. Tidak bisa memaksa lelakinya untuk segera melamar dan menikahinya, jika dia masih belum siap atau tak yakin.

Jadi, untukmu wahai wanita. Daripada mengisi hatimu dengan harapan yang tak pasti dari seorang lelaki. Daripada kamu tersakiti karena sudah terlanjur banyak berharap akan merajut kasih dengan dia yang kamu harapkan. Lebih baik untuk istiqomah menanti dalam taat.

Toh, Jodoh hanya Allah yang tahu. Toh, jodoh juga akan hadir di waktu yang tepat.

Berbeda Dengan Lelaki Yang Bisa Melamar Pasangannya Ketika Dirinya Telah Siap. Wanita Harus Lebih Banyak Bersabar dan Menanti Meski Dia Sudah Merasa Siap dan Pantas

Inilah perbedaan terbesar seorang lelaki dan perempuan dalam urusan pernikahan. Wanita, meski dia merasa dirinya telah siap, merasa dirinya telah pantas untuk dipinang dan dinikahi. Dia tidak bisa melamar prianya untuk menjadi suaminya. Dia hanya bisa meminta dan membujuk, namun segala keputusan tetap kembali pada si pria.

Sayangnya, banyak sekali pria yang suka menunda menikah dan melamar kekasihnya padahal dirinya pun telah siap. Hingga penundaan itu malah berujung pada pengkhianatan yang menyakitkan. Sekali lagi, disinilah ujian kesabaran seorang wanita. Saat dia hanya bisa menanti lelaki sholeh, bertanggung jawab dan baik untuk melamar dirinya.

Sebagai Wanita, Kamu Sudah Hebat dan Membuktikkan Cintamu Dengan Menanti Dalam Kesabaran. Padahal Hatimu Sangat Lelah, Saat Terus Diisi Dengan Harapan “Kapan Dilamar”

Untukmu wanita yang masih bucin pada pasanganmu. Boleh, jika kamu masih ingin terus menunggu dan berharap pada dirinya. Namun, percayalah, menunggu itu capek. Apalagi ketika usia semakin bertambah, pertanyaan “kapan menikah?” juga semakin sering dilontarkan oleh kerabat maupun teman. Semakin aneh lagi, ketika pasanganmu sebenarnya telah siap, namun dia masih terus-terusan mencari alasan untuk menunda melamar.

Mengisi hati dengan banyak harapan itu melelahkan. Dan bukan salahmu, jika akhirnya kamu menyerah serta memilih seseorang yang memang telah siap. Kamu sudah begitu hebat saat menanti dalam kesabaran dan membuktikan cinta dengan semampumu. Jadi tidak mengapa, jika kamu lebih fokus pada dia yang siap melamar.

Lebih Baik Lagi, Jika Sebagai Wanita Sholehah, Kamu Istiqomahkan Hatimu Dalam Ketaatan. Daripada Menunggu Yang Pantas. Sibukkan Hati Dengan Memantaskan Diri.

Wanita itu harus pandai menjaga marwahnya. Sebab, selain menjadi perhiasan yang indah, wanita juga bisa menimbulkan fitnah. Contohnya jika hamil duluan, yang disalahkan pasti wanitanya. jika terjadi pemerkosaan, yang disalahkan wanitanya, bahkan jika terjadi kekerasan, kebanyakan orang akan menyalahkan wanita.

Sehingga di hidup yang kadang tak adil ini, Islam mengangkat derajat wanita dan mengistimewakan mereka yang menjalani kehidupannya penuh ketaatan. Dalam urusan hati pun, akan lebih baik untukmu cukup menanti pasangan yang halal dengan istiqomah menjadi lebih taat.

Daripada menyibukkan hati dengan kegalauan. Daripada gonta ganti pasangan yang membuat hatimu semakin lelah dan harga dirimu juga terlihat buruk. Lebih baik fokus memperbaiki dan memantaskan diri.

Wanita mungkin hanya bisa menanti yang pasti. Namun, bagi wanita yang menjaga sebaik mungkin dirinya, pasti akan mendapatkan lelaki terbaik yang tidak hanya mencintai, tapi juga menghormatinya sebagai ciptaan Allah yang terindah.

Lagipula, Dengan Mengisi Hatimu Dengan Allah dan CintaNya. Percayalah, Kamu Tidak Akan Merasa Sepi. Keinginan Untuk Dekat Dengan Lelaki Sebelum Halal pun Akan Teredam

Percayalah Allah akan menjaga dirimu, ketika kamu pun berusaha menjaga diri sebaik mungkin. Saat kamu fokus memperbaiki diri dan agama, tidak mudah menerima ajakan berkhalwat dengan seorang pria yang bukan mahrammu, serta menjaga batasan dan pertemanan dengan lawan jenis secara wajar.

Wanita yang mengisi hatinya dengan cinta kasih Allah, tidak akan merasa sepi maupun timbul keinginan untuk memiliki pria yang belum tentu jadi jodohnya. Sebab hati dan pikirannya, sudah tenang dan damai dengan selalu menjadikan Allah sebagai sandaran hati.

Hingga Allah Akan Mengirimkan Jodoh Terbaik Pada Wanita Taat Di Waktu Yang Tepat. Bukan Hanya Jodoh Yang Terbaik. Namun Juga, Seorang Pria Yang juga Menjaga Dirinya Sebaik Kamu Menjaga Dirimu

Jika kamu menjadikan Allah sebagai raja di hatimu. Fokus mengisi waktu dan harimu dengan memperbaiki diri, agama, kualitas dan akhlak yang sholehah. Maka Allah pasti mengirim lelaki sholeh yang bisa membimbingmu untuk menjadi lebih baik bersama.

Lelaki itu akan hadir di waktu yang tepat dan menjemputmu dengan cara yang baik, yaitu dengan langsung menghalalkanmu. Sehingga kamu benar-benar terjaga dalam menanti yang halal. Sehingga kamu tidak akan merasakan kecewa saat masih berharap pada yang tidak pasti.

Dan dia pun bukan hanya jodoh terbaik untukmu. Namun seseorang yang juga punya kualitas sama denganmu. Sebab jodoh itu sebaik dirimu dalam menjaga diri. Jodoh itu sebaik kamu dalam memantaskan diri. Jadi bersabarlah untukmu sekarang yang menanti, dan tetap bersemangatlah dijemput kekasih yang halal.

Leave A Reply

Your email address will not be published.