Take a fresh look at your lifestyle.

Datang Untuk Kembali? Maaf Aku Tidak Bisa Lagi

Untuk percaya pada orang yang pernah membuatku terluka? Maaf aku tidak bisa untuk yang kedua kalinya.

Jangan kembali lagi via .pexels.com/@minan1398
0 717

Memberikan kesempatan kedua padamu sangat sulit hati ini menerimanya, aku takut luka lama yang sudah ku pendam dulu akan terbuka lagi. Kamu yang dulu meninggalkanku begitu saja seperti sampah, sekarang kamu datang dan meminta semua yang sudah kamu buang dengan mudah. Rasaku yang dulu memang masih sama walaupun kamu sudah pernah menorehkan luka tepat di dalam hati, tapi untuk mengulang semua dari awal mungkin itu tak akan mudah untukku.

Hati ini memang terluka tapi setidaknya hidupku tanpa kehadiranmu selalu merasa bahagia, jadi untuk apa kamu datang dengan iming-iming cinta agar kita bisa bersama? Apa pasanganmu memperlakukau seperti perlakuanmu padaku? Sampai-sampai kamu datang lagi dalam kehidupanku yang sekarang sudah bahagi. Apa kamu sudah merasakan karma atas perbuatanmu dulu padaku? Memaafkanmu bulan berarti aku mau kembali lagi. Kembali padamu adalah hal terbodoh yang tidak pernah ingin aku lakukan sekarang, besok dan selamanya. Karena tanpamu aku masih bisa bahagia, dan aku berhak mendapatkan kebahagiaan itu.

Waktu dulu kamu meninggalkanku, apa kamu pernah memikirkan bagaimana keadaanku? Apa itu yang namanya cinta? Apa itu yang namanya ksaih sayang?

Dulu aku terlalu gampang untuk kamu bodohi, tapi sekarang semua itu tak akan terjadi lagi. Untuk apa kamu datang disaat aku terbiasa hidup dengan segala kenangan dan seribu bayangan yang tersisa? Kenapa kamu baru sadar sekarang? Kenapa tidak dulu, sewaktu aku benar-benar tak mau pisah darimu? Saat aku benar-benar membutuhkanmu.

Apa kamu lupa? Dulu kamu membuangku dengan mudah, padahal aku sudah merelakan semua yang aku punya untukmu, aku merelakan semua waktuku untuk menemanimu. Dan setelah semua badai berlalu kamu malah meninggalkanku dan memilih mencari yang baru, kamu lupa denganku dengan semua perjuanganku dan dengan semua waktu yang aku habiskan untuk menemanimu.

Aku sama dengan kebanyakan orang yang ingin selalu memaafkan kesalahan orang lain termasuk kesalahan orang yang pernah aku sayang, tapi untul melupakan semua yang pernah terjadi mungkin itu tidak akan mudah. Aku masih ingat bagaimana caramu meningglkanku sampai aku hancur berkeping keping, dan aku juga masih ingat janji manis yang akhirnya hanya menyisakan tamgis. Semua perlakuanmu masih membekas dalam ingatanku, sekarang kamu meminta aku kembali padamu? Semua itu mustahil bagiku.

Aku sudah tidak mau lagi tertipu dengan semua janji manismu, sudah cukup dulu kamu lukai hati ini yang cintanya sangat tulus dan suci. Kepergianmu meninggalkan banyak sekali kenangan sekaligus sebuah pelajaran, pelajaran dalam hidup yang paling berharga ketika aku benar-benar tulus memberikan cinta lalu kamu balas dengan luka. Untuk apa aku kembali pada cinta yang sudah membuat luka, sedangkan diluar sana banyak pencari cinta yang akan menjagaku. Aku sudah memaafkanmu tapi untul kembali bersama maaf aku tidak bisa, aku tidak ingin mengulang kebodohan yang sama dalam hidupku.

Untuk percaya pada orang yang pernah membuatku terluka? Maaf aku tidak bisa untuk yang kedua kalinya.

Hati ini sudah tertutupi oleh benci, tapi hati ini selalu terbuka untuk hati lain yang ingin mengobati. Kata pisah yang kamu ucapkan dulu sudah bisa aku terima, mulai sekarang jalani kehidupanmu dan jangan pernah ganggu kehidupanku. Kita sudah sepakat untuk mengakhiri semuanya dengan dewasa, aku terima semua perlakuanmu padaku dan pergi jauh dari kehidupanku, biarkan aku bahagia dengan pilihanku sendiri.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page