Take a fresh look at your lifestyle.

Belajarlah Untuk Menjadi Lebih Baik, Tanpa Merasa ‘Lebih Baik’ Dari Orang Lain

Belajarlah Menjadi Lebih Baik, Percayalah Bahwa Ujian Dan Masalah Dalam Hidupmu Adalah Pecutan Untukmu Lebih Memantaskan Diri

Tak ada pertemuan yang sia-sia via instagram.com @popyauliaa
0 272

Sebagai manusia, seorang hamba dan makhluk ciptaan Tuhan, di setiap waktu, detik dan hari berjalan, sebenarnya kita sedang belajar dan diuji. Lewat pengalaman, pertemuan, rasa sakit dan bahagia, kita dituntun untuk menjadi insan yang lebih baik, lebih bertanggung jawab pada diri sendiri juga orang lain. Kita juga menjadi lebih dewasa juga bijak dalam menghadapi setiap masalah kehidupan.

Mulai dari kita lahir hingga nanti kita kembali berpulang, kita akan selalu belajar dan belajar. Menjadi orang yang lebih pantas, mengenali kekurangan dan kelebihan diri, serta mencari jati diri, juga tujuan hidup. Oleh sebab itu, teruslah belajar, teruslah bersabar dan berusaha menjadi yang lebih baik lagi dalam segala bidang. Namun ingatlah, jangan pernah menganggap diri ini lebih baik dari orang lain. Jangan pernah merasa saat kamu lebih tahu sesuatu, tandanya kamu lebih pintar atau berharga. Karena kesombongan itu justru nantinya akan mengembalikanmu pada titik yang terendah.

Belajarlah Menjadi Lebih Baik, Percayalah Bahwa Ujian Dan Masalah Dalam Hidupmu Adalah Pecutan Untukmu Lebih Memantaskan Diri

Selalu ada hikmah dalam setiap ujian hidup. Pelajaran berharga yang selanjutnya disebut dengan pengalaman. Dan dengan berbekal pengalaman itu, kita akan melewati kehidupan selanjutnya, sehingga terhindar dari masalah yang sama.

Jadi meskipun sulit, susah dan berat ujian hidup yang diberikan Tuhan. Sebisa mungkin tetaplah berpikir positif, beriktiar dan berusaha keras dalam menyelesaikan setiap masalah. Tak lupa juga semakin mendekatkan diri kepada pencipta untuk mendapatkan solusi. Percayalah justru dengan ujian dan masalah itu, kita lebih banyak merenung, mengintropeksi diri, memperbaiki dan memantaskan diri lagi. Dan bersyukur, dengan setiap masalah yang hadir kita bisa melihat dan mengenali diri kita sendiri, juga tahu seberapa besar dan jauh kemampuan yang kita miliki.

Belajarlah Menjadi Lebih Baik Dalam Segala Hal Dan Segala Bidang. Namun Perbanyak Lebih Baik Dalam Sikap Dan Karakter

Menjadi seorang yang pantas, bukan hanya dinilai dari kemapanan ataupun banyaknya harta yang telah dikumpulkan. Namun jadilah lebih baik secara insan, membenahi hati nurani dan selalu mengutamakan akhlakul karimah dalam hidup, juga saat mencapai tujuan.

Berhijrah, memperbaiki agama, lebih mendekatkan diri kepada Tuhan, karena menyadari bahwa tujuan hidup tak lebih dari ibadah. Yang semuanya akan dipertanggungjawabkan kelak di akhirat sana. Selain itu, juga berusaha memperbaiki diri dalam hubungan dengan manusia dan alam. Tidak mudah merasa sombong dalam kebaikan, tidak mudah merasa bersedih atas kekurangan dan juga tetap bersyukur dalam segala keadaan. Belajarlah lebih baik, bukan hanya untuk memperkaya materi dunia, namun memperkaya rohani dan persaudaraan terhadap sesama manusia.

Belajarlah Menjadi Lebih Baik. Bukan Merasa Lebih Baik. Karena Kesombongan Justru Akan Menjatuhkanmu Ketitik Yang Paling Rendah

Seseorang yang dengan mudahnya merendahkan orang lain, justru tingkat keilmuan dirinya perlu dipertanyakan. Benarkah dia adalah seorang berilmu atau hanya mencap dirinya sendiri sebagai seorang berilmu karena lebih tahu akan satu atau dua hal. Karena justru orang benar benar memiliki ilmu, lebih tinggi derajatnya tidak akan pernah menonjolkan keilmuannya di hadapan orang lain.

Semakin dia banyak tahu dan banyak belajar. Maka dia menyadari, bahwa kuasa Tuhannya begitu luas dan tinggi. Sedang, manusia hanya sekumpulan debu yang mudah sekali dihempaskan. Sehingga tak ada yang perlu disombongkan atau dilebihkan-lebihkan Justru kesombongan itu membuktikan bahwa mungkin saja orang itu berilmu, namun dia tak tahu bagaimana cara yang tepat mengamalkannya.

Belajarlah Menjadi Lebih Baik, Tanpa Merendahkan Orang Lain. Karena Kamu Tak Tahu Sebanyak Apa Kebaikan Yang Telah Dia Sembunyikan.

Justru orang yang benar benar baik dan bijak tidak akan menunjukkan kebaikannya di hadapan manusia. Toh, sudah ada malaikat yang mencatat. Jadi tak perlu menyibukkan diri dengan menyombongkannya. Sedang orang yang merendahkan orang lain, maka sebanyak apapun kebaikan yang dia lakukan. Semuanya akan tergerus karena kesombongannya semata.

Ingatlah bahwa iblis terusir dari neraka, karena sikap sombongnya, bukan karena keilmuannya. Oleh sebab itu, teruslah menjadi lebih baik, kejarlah ilmu setinggi langit, namun selalu ingat, bahwa di atas langit, masih ada langit. Dan Hanya Allahlah yang Maha Mengetahui niat di dalam hati setiap hambaNya. Dan jadilah seperti padi, semakin berisi semakin merunduk, karena semakin kita tahu, kita menyadari bahwa sebenarnya kita tak pernah tahu apa apa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page