Take a fresh look at your lifestyle.

Aku Pernah Mencintai Tapi Disakiti, Dan Harapanku Selalu Dipermainkan

Aku Pernah Mencintai Tapi Disakiti. Aku Pernah Setia Tapi Diduakan, Sungguh Rasanya Sangat Menyakitkan

Kematian tak akan memisahkan via instagram.com @colourcouple.idn
0 40

Mencintai, aku pernah mencintai sampai sebegitunya, hingga merasa dia adalah dunia dan kebahagiaanku. Aku pernah mencintai hingga ingin selalu membahagiakannya, tapi pada akhirnya dia hanya menyakitiku. Jadi jangan mengemis cintanya, kelak akan ada yang tulus mencintaimu.

Aku pernah sangat berharap padanya, berharap dia merasakan hal yang sama sepertiku dan melakukan hal yang sama seperti yang aku korbankan. Dan pada akhirnya aku melihat sendiri bahwa dia hanya bermain-main dengan perasaanku.

Aku Pernah Mencintai Tapi Disakiti. Aku Pernah Setia Tapi Diduakan, Sungguh Rasanya Sangat Menyakitkan

Aku pernah mencintai seseorang hingga sangat mendalam, sampai-sampai aku merasa aku tak bisa hidup tanpa cintanya. Tapi pada akhirnya dia hanya menyakiti diriku, bahkan dia bersikap sangat gampangnya melupakan diriku.

Aku pernah sangat setia padanya bahkan meski dia sering membohongiku, aku selalu bisa memaafkannya, memakluminya dan memberikannya kesempatan kedua. Tapi pada akhirnya aku mengetahui bahwa selama ini dia menduakanku, bukan hanya aku yang ada dihatinya. Pedih rasanya sangat pedih hingga membuatku ingin mati.

Aku Pernah Percaya, Tapi Dikhianati Aku Pernah Jujur, Tapi Ditipu Dan Akupun Sangat Kecewa

Aku pernah percaya padanya, sangat percaya, tak pernah curiga sedikitpun, bahkan meski teman-temanku membicarakan ketidak setiaannya padaku. Dan ternyata benar pada akhirnya dia menghianatiku.

Aku pernah sangat percaya padanya, tanpa ragu tanpa curiga, tapi pada akhirnya aku tertipu, dia memanfaatkan kepercayaanku untuk bersenang-senang dengan orang lain dan selama ini dia membuatku memfasilitasinya bersenang-senang dengan orang lain tanpa aku sadari.

Aku Pernah Berharap, Tapi Harapan Itu Cuma Sia-Sia Karena Dia Hanya Ingin Mempermainkanku

Dulu aku sangat berharap padanya, berharap dia bisa seperti diriku sebagaimana aku mencintai dan berjuang demi bisa memilikinya. Tapi apa yang aku dapatkan? Ternyata dia hanya ingin main-main dengan perasaanku dan itu menyenangkan baginya.

Aku Pernah Memaksa Bertahan Tapi Pada Akhirnya Akulah Yang Tersakiti Sendiri

Meski begitu aku pernah berusaha bertahan dengan keadaan itu, berharap dia berubah menjadi lebih baik dan berharap hatinya menjadi iba padaku, lalu mencintaiku. Tapi kenyataannya itu hanya menyakiti diriku sendiri, karena apa yang aku lakukan tak membuatnya tersentuh dan berubah.

Dan Kini Aku Lebih Berhati-Hati Memilih Pasangan Hidup, Sebak Yang Baik Di awal Belum Tentu Akan Baik Selamanya

Pahitnya cinta yang kurasakan dulu saat mencintai begitu mendalam, mengajarkanku untuk lebih hati-hati memulai hubungan baru. Aku tak ingin kembali terluka karena tertipu pada orang yang hanya baik diawal karena ada maunya dan aku tak ingin kembali merasakan luka karena terlalu berharap dan bahagia sebelum di nikahi.

Sumber Artikel : Duapah.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.

You cannot copy content of this page